Tanaman kantor minim cahaya menjadi pilihan ideal untuk ruangan kerja tanpa jendela atau area dengan pencahayaan terbatas. Tidak semua tanaman membutuhkan sinar matahari langsung. Beberapa jenis justru mampu tumbuh stabil di lingkungan indoor yang redup.
Dengan memilih tanaman yang tepat, Anda tetap bisa menghadirkan suasana hijau, meningkatkan kenyamanan kerja, sekaligus mempercantik interior kantor tanpa perawatan rumit. Pada artikel ini, kami merangkum rekomendasi tanaman yang cocok untuk ruang kantor minim sinar matahari beserta tips perawatannya.
Ciri Tanaman Kantor yang Cocok untuk Sedikit Cahaya Matahari
Sebelum masuk pada daftar referensinya, ada baiknya Anda mengetahui 2 ciri utama tanaman yang cocok dengan kondisi kantor tertutup untuk memahami mengapa daftar tanaman dalam artikel ini sesuai dengan yang Anda cari.
Warna Daun Cenderung Gelap
Ciri pertama yang paling kentara adalah warna daun yang gelap, seperti hijau tua atau merah tua. Warna gelap menandakan kandungan klorofil daun lebih banyak dari biasanya, sehingga tanaman dapat bertahan hidup meski hanya menyerap sedikit cahaya.
Pertumbuhannya Lambat
Tanaman dengan siklus pertumbuhan lambat juga akan masuk kriteria ruangan kantor Anda yang minim cahaya. Dengan begitu, tanaman tidak butuh banyak energi, salah satunya cahaya matahari, untuk tetap tumbuh dan hidup.
Rekomendasi Tanaman Kantor Minim Cahaya
Sesuai 2 ciri utama di atas, berikut rekomendasi terbaik tanaman kantor yang dapat menghiasi ruangan kantor Anda yang tertutup dan gelap.
1. Sansevieria (Lidah Mertua)

Sumber: Freepik
Referensi tanaman indoor untuk ruangan gelap pertama adalah Sansevieria atau Lidah Mertua yang hanya tumbuh 3-7cm tiap bulannya. Tanaman ini dapat hidup dengan baik meskipun berada di ruangan redup. Namun, jika Anda ingin membuatnya tumbuh tinggi, Anda bisa sesekali menaruhnya di area luas kantor yang terkena sinar matahari.
2. Zamioculcas (ZZ Plant)

Sumber: Pexels
Tanaman indoor dengan minimal cahaya selanjutnya adalah Zamioculcas zamiifolia atau sering disingkat ZZ Plant yang tumbuh jauh lebih lambat, yaitu sekitar 15cm setiap tahunnya. Daunnya pun tebal dan berwarna hijau tua, menandakan kandungan air dan klorofil yang tinggi sebagai bekal untuk bertahan di ruangan gelap.
3. Aglaonema

Sumber: Freepik
Aglaonema atau Sri Rejeki juga bisa jadi referensi karena mampu hidup dalam ruangan dengan intensitas cahaya yang rendah. Pertumbuhannya pun juga lebih lambat dari dua tanaman sebelumnya, yakni hanya 15-30cm setiap tahun. Dengan variasi corak daun yang beragam, Aglaonema cocok jadi tanaman hias dalam kantor yang mencolok di ruangan redup kantor Anda.
4. Philodendron

Sumber: Freepik
Philodendron jadi tanaman kantor selanjutnya yang dapat bertahan tanpa sinar matahari, bahkan lebih baik jika tidak terpapar langsung. Secara umum, jenis tanaman ini tumbuh cepat, namun Anda bisa pilih varietas khusus untuk indoor seperti Philodendron gloriusum yang baru memunculkan daun baru setiap satu bulan.
5. Pothos

Sumber: Freepik
Rekomendasi terakhir jatuh pada Pothos atau lebih dikenal sebagai Sirih Gading yang dapat tumbuh optimal di area yang tidak terkena sinar matahari langsung. Namun, karena sifatnya yang merambat, Sirih Gading lebih cepat tumbuh yaitu sekitar 30-45cm tiap bulannya.
Untuk menekan pertumbuhannya, Anda bisa melakukan pemangkasan batang secara rutin, membatasi penyiraman, serta tidak memindahkan ke pot yang lebih besar.
Risiko Tanaman Minim Cahaya Tanpa Perawatan Tepat
Meski dapat hidup normal di ruangan dengan minimal cahaya, tidak dapat dipungkiri bahwa setiap tanaman tetap membutuhkan sinar matahari untuk berfotosintesis. Karena itulah, disarankan untuk sesekali menaruh tanaman di area yang terkena paparan cahaya matahari.
Namun, dengan segala kesibukan pekerjaan, hal tersebut bisa jadi tidak terlaksana dengan baik dan Anda harus siap dengan konsekuensinya, seperti:
- Warna Memudar: Jika tidak mendapat cahaya terlalu lama, beberapa tanaman bisa saja kehilangan corak khasnya dan membuatampilannya menjadi pucat.
- Akar Rentan Busuk: Dalam kondisi minim cahaya, penguapan air setelah penyiraman otomatis akan lebih lambat. Takaran air yang berlebihan bisa menyebabkan pupuk terlalu lembab, membuat akar jadi rentan rusak.
- Mengalami Etiolasi: Ketika tanaman tidak terpapar cahaya dalam beberapa waktu, ia akan berusaha mencari sumber cahaya terdekat sehingga menyebabkan pertumbuhan batang yang lurus dan cenderung “kurus”.
Solusi Rental Tanaman Hias Terawat Untuk Kantor
Jika Anda tak ingin tanaman mengalami risiko di atas yang justru merusak fungsi utamanya untuk mempercantik ruangan, Anda bisa manfaatkan jasa sewa tanaman kantor yang menjamin tanaman terawat setiap saat.
Sewatanamanjakarta dapat membantu menyediakan tanaman indoor terbaik untuk kantor Anda. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang rental tanaman daerah Jabodetabek, Sewa Tanaman Jakarta siap menyewakan tanaman terawat dan tampilan terjaga.Kami juga memiliki layanan perawatan tanaman kantor, solusi terbaik agar Anda tak perlu repot menyiram, memupuk, atau bahkan memberinya paparan sinar matahari untuk kantor Anda yang memiliki ruangan redup. Tunggu apalagi? Segera hubungi kami atau kunjungi kami langsung untuk konsultasikan kebutuhan Anda!








